This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rumah Pohon Bukan hanya tempat Selfie tapi Tempat Education

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

21 Sep 2011

Permandian wisata meli

Tidak hanya menawarkan keindahan panorama alam serta buah-buahan segar, namun objek wisata alam sungai meli, juga memiliki keunikan tersendiri, dimana pengunjung dapat melihat langsung generasi binatang purba, yang oleh masyarakat setempat diberi nama piccara
[Image: meli.jpg]
Hewan Purba Menjadi Daya Tarik Wisata Alam Meli
Kawasan Wisata Alam Meli. (int)


OBJEK wisata alam sungai meli, adalah salah satu bukti nyata betapa banyaknya potensi sumberdaya alam. Ditunjang dengan prasarana akses jalan aspal, kolam renang serta tempat peristrahatan atau villa, yang dibagun oleh pemerintah Kabupaten Luwu Utara, tentunya memudahkan dan memanjakan pengunjung untuk menjadikan permandian alam sungai meli sebagai pilihan tempat berakhir pekan yang nyaman.

Mata kita serasa dimanjakan dengan indahnya panorama alam, saat pengunjung menelusuri akses jalan dari pertigaan jalur poros trans Sulawesi di Desa Radda, hingga tiba di lokasi villa dan kolam renang sungai. Jarak tempuh ke lokasi ini sekitar 10 km dari Masamba, ibu kota Kabupaten Luwu Utara, atau berjarak sekitar 430 km arah utara Kota Makassar.

Hamparan pepohonan dengan beragam macam tanaman seperti pohon langsat, durian, rambutan, mangga, cempedak, serta berbagai macam tumbuhan dan buah-buahan lainya dapat kita jumpai di sepanjang tepian sungai meli.

Keasrian hamparan hutan, membuat udara disekitar lokasi objek wisata jadi sejuk, selain itu kejernihan dan sejuknya air yang mengalir disepanjang sungai, tentunya menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Saat musim buah tiba, yang setip tahunya jatuh pada bulan Januari hingga Maret, lokasi objek wisata alam sungai meli menjadi salah satu lokasi objek wisata buah yang sangat ramai dikunjungi setiap harinya, bukan hanya warga yang bermukim di kabupaten Luwu Utara, namun banyak pengunjung datang dari berbagai daerah bahkan turis mancanegara, datang khusus berwisata sambil menikmati segar dan harumnya aroma berbagai macam buah-buahan segar yang dapat dipetik langsung oleh pengunjung.

Tidak hanya menawarkan keindahan panorama alam serta buah –buahan segar, namun objek wisata alam sungai meli, juga memiliki keunikan tersendiri, dimana pengunjung dapat melihat langsung generasi binatang purba, yang oleh masyarakat setempat diberi nama piccara. Binatang endemik ini hidup dan berkembang biak di sekitar sungai.

Binatang dengan diameter panjang mencapai hingga satu meter lebih, adalah satwa sejenis kadal. Namun piccara memiliki keunikan tersendiri, dimana bentuk mukanya disebut-sebut menyerupai dinosaurus, selain itu ia juga memilik sisik penyeimbang badan pada bagian punggung hingga ke-ekor yang menyerupai layar.

Jika anda ingin berakhir pekan bersama kelurga, objek wisata permandian alam Sungai Meli, adalah pilihan tepat lepas kepenatan, sambil bercengkrma dengan indahnya panorama alam

Permandian Air Panas Pincara



TIDAK banyak tempat wisata yang menawarkan keindahan alam untuk menyegarkan pikiran dan merilekskan otot sekaligus melakukan terapi penyembuhan penyakit. Permandian alam air panas Pincara di Masamba, Luwu Utara, salah satu alternatif mendapatkan objek wisata dengan manfaat yang komplet.

Permandian alam air panas Pincara terletak di sebelah utara Kota Masamba. Objek wisata ini bisa Anda kunjungi menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Jaraknya sekira 10 kilometer dari Bandara Andi Djemma dengan waktu tempuh sekira 15 menit.

Ada dua jalur pilihan untuk menjangkau tempat wisata ini. Pengunjung berjiwa petualang yang menyenangi tantangan, bisa mencoba jalur yang melintasi perkebunan kelapa sawit dan kebun masyarakat. 

Disarankan melintasi jalur utara Kompleks UPT Sepakat. Bila melintasi jalur ini pengunjung akan menikmati hamparan kebun kelapa sawit, rambutan, durian, mangga, langsat, dan cempedak.

Jembatan gantung sepanjang 50 meter yang membelah Sungai Baliase yang jernih dan sejuk salah satu tantangan yang harus dilalui. Anda juga masih harus melewati jembatan gantung sepanjang 100 meter sebelum akhirnya mencapai objek wisata permandian air panas Pincara.

Pilihan kedua melalui poros Masamba-Rampi yang melewati tiga desa. Jalur ini menawarkan panorama alam berbukit berhias persawahan bertingkat-tingkat. Udaranya sangat sejuk. Pengunjung juga bisa menyaksikan perikanan air tawar milik warga.

Sekretaris Desa Pincara, Nurlan mengatakan, objek wisata ini sering dikunjungi masyarakat karena memiliki banyak keistimewaan. Pengunjung bisa melakukan relaksasi atau pengenduran otot yang terasa kaku setelah berutinitas selama sepekan.

"Keistimewaan lainnya, bisa terapi penyembuhan penyakit," katanya.

Terapi penyakit, katanya, sering dilakukan warga di kolam permandian, karena air panas Pincara kaya mineral dan mikroorganisme. Kadar yodium yang cukup tinggi berkhasiat bagi penderita rematik, penyakit kulit, dan penyakit lainnya.

Keistimewaan inilah yang membuat kolam air panas Pincara ramai dikunjungi terutama pada hari libur atau sebelum dan sesudah Ramadan.

Kepala Bidang Pariwisata Pemkab Luwu Utara, Radjaziah Ma'ruf mengatakan, kelebihan permandian alam air panas Pincara salah satu potensi yang dapat menjadi wadah rekreasi bersama keluarga atau kerabat.