This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rumah Pohon Bukan hanya tempat Selfie tapi Tempat Education

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

17 Jun 2012

Puisi "Jingga Yang Menghitam"

Jingga yang Menghitam

Hai jingga, Sungguh kau sangat indah.
Warna mu mempesona sepasang mataku.
Merasa iri hari tiap ku memandangmu.

Kau lebih dari sekedar merah,
Yang berani tapi membawa emosi.
Lebih dari sekedar putih,
Yang suci tapi tak seceria mu.

Saat mentari terbit diufuk timur,
Warnamu dalam sinarnya sangat mempesona.
Saat senja datang kau pun hadir
Menutup terangnya dunia.

Jingga, Aku menyayangimu.
Aku sangat mencintaimu.
Dari kau terbit bersama mentari dan
Tenggelam bersama senja,
Aku akan tetap ingin berada bersama mu,
Berada dalam dekap kasih sayangmu seperti dulu.

*Jingga(read: Ayah)
                                                                                    Created by: Isty Widyaningsih

 

14 Jun 2012

Puisi Untuk Ayah

Sadarilah

Aku yg sudah mencarimu orang tuaku....
yang selama ini tak pernah menafkahi & membesarkanku..
dan kini ku tahu,bahwa engkau masih ada...

Aku berharap kau kembali kepada kami...
Tapi mengapa engkau masih tak perduli..
bagaimana nasib anak-anak mu kini...

Sungguh betapa merananya,
Aku merindukan kasih sayangmu Ayah...
dan bukan hanya aku tapi ibu dan adik-adik ku...

Apakah pantas aku mengcewakanmu..
Apakah pantas aku membencimu..
Apakah pantas aku tidak menganggapmu lagi..

Sadarilah Ayah....
Sadari akn semua ini...
Sesungguhnya kami...akan menerimamu jika kau mengerti..
Sesungguhnya kami adalah anak - anakmu yg berhati suci,
Berusaha memuliakan hati,dan mengerti keagungan cinta yang telah Tuhan beri...

                                                                        
                                                               Created By : Rita Royani